Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Informatika terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemalasan Berpikir Siswa Kelas VIII
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI), khususnya ChatGPT, dalam pembelajaran informatika terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemalasan berpikir peserta didik kelas VIII B di MTs Al-Munthohir. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one shot case study. Data dikumpulkan melalui observasi dengan instrumen skala Likert serta tes esai untuk mengukur kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik, dengan nilai t-statistik 1,140 dan p-value 0,254. Nilai R-square sebesar 0,106 mengindikasikan bahwa hanya 10,6% variasi kemampuan berpikir kritis dipengaruhi oleh penggunaan AI. Sebaliknya, terdapat pengaruh signifikan antara penggunaan AI terhadap kemalasan berpikir dengan nilai t-statistik 2,487 dan p-value 0,013, yang berarti semakin sering peserta didik menggunakan AI secara instan, kecenderungan untuk malas berpikir meningkat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran tidak serta-merta meningkatkan kemampuan berpikir kritis, bahkan dapat menumbuhkan kemalasan berpikir apabila tidak disertai pendampingan dan strategi pembelajaran yang tepat. Oleh karena itu, guru perlu mengarahkan penggunaan AI secara kritis, reflektif, dan terkontrol agar manfaat teknologi ini dapat dioptimalkan dalam pembelajaran.