Studi Komparatif Model Gallery Walk dan Jigsaw terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII

Authors

  • puput sulastri Institut Prima Bangsa

Keywords:

Berpikir Kritis, Gallery Walk, Jigsaw

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan aspek penting dalam pembelajaran Informatika karena siswa dituntut mampu menganalisis permasalahan, menggunakan penalaran logis, dan mengambil keputusan secara sistematis, sementara proses pembelajaran pada materi Gerbang Logika masih menghadapi keterbatasan dalam keterlibatan dan pengembangan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Gallery Walk dan Jigsaw pada materi Gerbang Logika. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain pretest-posttest dua kelompok. Sampel terdiri atas 52 siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Cirebon, yaitu 24 siswa kelas VIII B yang memperoleh pembelajaran Gallery Walk dan 28 siswa kelas VIII C yang memperoleh pembelajaran Jigsaw. Data dikumpulkan melalui tes uraian kemampuan berpikir kritis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Wilcoxon Signed-Rank, serta uji Mann-Whitney U. Hasil menunjukkan bahwa kedua model meningkatkan kemampuan berpikir kritis secara signifikan, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,3472 pada Gallery Walk dan 0,5152 pada Jigsaw, keduanya berkategori sedang. Uji Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan peningkatan yang signifikan (p=0,003), dengan Jigsaw menghasilkan peningkatan lebih tinggi. Dengan demikian, Jigsaw lebih efektif dan dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pembelajaran Informatika untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada materi Gerbang Logika.

Downloads

Published

2026-09-21

How to Cite

Studi Komparatif Model Gallery Walk dan Jigsaw terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII. (2026). Jurnal Inovasi Dan Evaluasi Pembelajaran, 2(1). //jiep.ipbcirebon.ac.id/index.php/jiep/article/view/205