Efektivitas Kegiatan Teaching factory Dengan Metode Inquiry Based Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI TKJ
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan Teaching factory dengan penerapan metode Inquiry Based Learning (IBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Al-Hidayah Kota Cirebon, khususnya pada materi fiber optic. Permasalahan yang dihadapi yaitu rendahnya minat belajar siswa dan hasil belajar yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Metode IBL diterapkan dalam kegiatan Teaching factory yang dilaksanakan secara langsung di industri jaringan PT. Mitrakom. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, pretest, dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 87,83 dan kelas kontrol sebesar 83,67. Uji Mann-Whitney U menghasilkan nilai signifikansi 0,026 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa pembelajaran Teaching factory dengan metode Inquiry Based Learning lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Dengan demikian, metode IBL dapat dijadikan alternatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fiber optic di kegiatan Teaching factory.